(0231)-8800965

WhatsApp: 0813-1378-2963

18 July 2026

SMA Santa Maria 1 Cirebon Teguhkan Komitmen Ciptakan Sekolah Aman dan Sehat Melalui Edukasi Pencegahan Rokok/Vape dan Keselamatan Berkendara

Cirebon  17 Juli 2026. SMA Santa Maria 1 Cirebon melaksanakan upacara bendera yang dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai Pencegahan Penyalahgunaan Rokok/Vape serta Larangan Membawa dan/atau Mengendarai Kendaraan Bermotor ke Sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya disiplin, menjaga kesehatan peserta didik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, tertib, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah.

Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya, yang mendorong seluruh satuan pendidikan untuk membentuk generasi yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer sebagai fondasi karakter peserta didik di Jawa Barat.

Bertindak sebagai pembina sekaligus narasumber dalam kegiatan tersebut, Bapak Ipda Rian Marfilyanto, KBO Satlantas Polres Cirebon Kota (Ciko) Kebonbaru Cirebon, menyampaikan edukasi kepada seluruh peserta upacara mengenai bahaya penyalahgunaan rokok dan vape di kalangan remaja serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Dalam amanatnya, Bapak Ipda Rian Marfilyanto menjelaskan bahwa penggunaan rokok maupun vape memberikan dampak serius terhadap kesehatan, terutama bagi remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Selain merusak organ tubuh, kebiasaan tersebut juga dapat memengaruhi konsentrasi belajar, prestasi akademik, serta membentuk pola hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap rokok dan vape serta menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain isu kesehatan, beliau juga menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas dengan mengingatkan peserta didik mengenai larangan membawa dan/atau mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui penyampaian yang komunikatif dan disertai berbagai contoh kasus di lapangan, para siswa diajak untuk memahami risiko kecelakaan lalu lintas, pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menaati seluruh peraturan berkendara. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum sekaligus membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan bertanggung jawab.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dalam rangkaian upacara ini merupakan bentuk sinergi antara SMA Santa Maria 1 Cirebon dengan Satlantas Polres Cirebon Kota dalam mendukung program pembinaan karakter generasi muda. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk membangun budaya sekolah yang bebas dari rokok dan vape, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, SMA Santa Maria 1 Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, sehat, tertib, dan berkarakter sesuai semangat Gapura Panca Waluya. Diharapkan seluruh peserta didik mampu menjadi pribadi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan, disiplin dalam menaati aturan, serta siap menjadi teladan yang membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat.

Artikel & Kegiatan Terbaru

Mengawali Langkah Bersama dalam Semangat Veritas
Berita

27/07/2026

Mengawali Langkah Bersama dalam Semangat Veritas

Cirebon, 27 Juli 2026.  Keluarga besar Sekolah Santa Maria Cirebon menyambut dengan penuh sukacita kehadiran peserta didik baru melalui Apel Penerimaan Siswa-Siswi Baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA ini menjadi simbol dimulainya perjalanan pendidikan sekaligus langkah awal untuk bertumbuh dalam lingkungan belajar yang berlandaskan nilai-nilai Veritas (Kebenaran).

Apel penerimaan dilaksanakan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Seluruh siswa baru hadir didampingi oleh kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan. Suasana kekeluargaan tampak sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat Santa Maria dalam menerima setiap peserta didik sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala Yayasan Santo Dominikus kantor cabang Cirebon Sr. M. Valentine, OP menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa-siswi baru. Beliau mengajak para peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter yang kuat, serta menjadikan sekolah sebagai tempat bertumbuh dalam ilmu pengetahuan, iman, dan kepedulian terhadap sesama.

"Selamat datang di Sekolah Santa Maria. Hari ini bukan hanya menjadi awal tahun pelajaran yang baru, tetapi juga awal perjalanan untuk membentuk pribadi yang berintegritas, berprestasi, dan mampu menjadi terang bagi lingkungan sekitar. Mari kita bersama-sama menghidupi nilai Veritas dalam setiap langkah kehidupan," ungkap beliau.

Melalui apel ini, para peserta didik juga diperkenalkan dengan budaya sekolah, tata tertib, serta berbagai program yang akan mereka jalani selama mengikuti pendidikan di Sekolah Santa Maria. Keceriaan dan antusiasme terlihat dari wajah para siswa baru yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib. Sambutan hangat dari para guru memberikan kesan pertama yang menyenangkan, sehingga para peserta didik merasa diterima dan siap memulai pengalaman belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan inspiratif.

Sebagai sekolah yang mengedepankan pendidikan holistik, Sekolah Santa Maria terus berkomitmen untuk membentuk generasi yang utuh, cerdas dan cinta kebenaran, dalam prestasi akademik maupun nonakademik, memiliki karakter yang kuat, serta mampu menghidupi nilai-nilai kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan pelayanan.

Melalui Apel Penerimaan Siswa-Siswi Baru ini, diharapkan seluruh peserta didik semakin siap menjalani proses pembelajaran dengan semangat baru, menjalin persahabatan, mengembangkan potensi diri, dan bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang penuh sukacita, berbudaya, serta berakar dalam Veritas.

Xavier Dioson Chen Raih Juara 2 Internasional pada AIAMA 2026 di Taiwan
Berita

27/07/2026

Xavier Dioson Chen Raih Juara 2 Internasional pada AIAMA 2026 di Taiwan

Cirebon, 27 Juli 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SD Santa Maria Cirebon. Salah satu siswa terbaiknya, Xavier Dioson Chen, berhasil meraih 2nd Place (Juara 2) dalam ajang bergengsi Abacus Olympiad International Competition – AIAMA 2026 yang diselenggarakan di Taipei Marriott Hotel, Taiwan, pada 26 Juli 2026.

Kompetisi internasional ini mempertemukan para peserta dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam berhitung cepat, ketelitian, konsentrasi, serta kemampuan berpikir logis melalui metode sempoa (abacus). Dengan persiapan yang matang, semangat pantang menyerah, dan kerja keras yang konsisten, Xavier mampu tampil percaya diri hingga berhasil meraih posisi Juara 2 di tingkat internasional.

Prestasi ini menjadi kebanggaan besar, tidak hanya bagi Xavier dan keluarganya, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar SD Santa Maria Cirebon. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa peserta didik Santa Maria mampu bersaing di kancah dunia sekaligus mengharumkan nama sekolah, Kota Cirebon, dan Indonesia.

Pencapaian Xavier merupakan bukti bahwa ketekunan, disiplin, serta dukungan dari keluarga, guru, dan lingkungan sekolah dapat mengantarkan peserta didik meraih prestasi terbaik. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi besar, dan terus berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.

Seluruh keluarga besar Yayasan Santo Dominikus Cirebon dan SD Santa Maria Cirebon mengucapkan proficiat kepada Xavier Dioson Chen atas prestasi gemilang yang telah diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang serta semakin memotivasi untuk terus bertumbuh dalam semangat Veritas, menjadi pribadi yang unggul dalam karakter, literasi, dan prestasi.

Proficiat, Xavier Dioson Chen!
Teruslah berkarya, menginspirasi, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

SMA Santa Maria 1 Cirebon Teguhkan Komitmen Ciptakan Sekolah Aman dan Sehat Melalui Edukasi Pencegahan Rokok/Vape dan Keselamatan Berkendara
Berita

18/07/2026

SMA Santa Maria 1 Cirebon Teguhkan Komitmen Ciptakan Sekolah Aman dan Sehat Melalui Edukasi Pencegahan Rokok/Vape dan Keselamatan Berkendara

Cirebon  17 Juli 2026. SMA Santa Maria 1 Cirebon melaksanakan upacara bendera yang dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai Pencegahan Penyalahgunaan Rokok/Vape serta Larangan Membawa dan/atau Mengendarai Kendaraan Bermotor ke Sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya disiplin, menjaga kesehatan peserta didik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, tertib, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah.

Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya, yang mendorong seluruh satuan pendidikan untuk membentuk generasi yang Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer sebagai fondasi karakter peserta didik di Jawa Barat.

Bertindak sebagai pembina sekaligus narasumber dalam kegiatan tersebut, Bapak Ipda Rian Marfilyanto, KBO Satlantas Polres Cirebon Kota (Ciko) Kebonbaru Cirebon, menyampaikan edukasi kepada seluruh peserta upacara mengenai bahaya penyalahgunaan rokok dan vape di kalangan remaja serta pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Dalam amanatnya, Bapak Ipda Rian Marfilyanto menjelaskan bahwa penggunaan rokok maupun vape memberikan dampak serius terhadap kesehatan, terutama bagi remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Selain merusak organ tubuh, kebiasaan tersebut juga dapat memengaruhi konsentrasi belajar, prestasi akademik, serta membentuk pola hidup yang kurang sehat. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh siswa untuk berani mengatakan tidak terhadap rokok dan vape serta menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain isu kesehatan, beliau juga menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas dengan mengingatkan peserta didik mengenai larangan membawa dan/atau mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui penyampaian yang komunikatif dan disertai berbagai contoh kasus di lapangan, para siswa diajak untuk memahami risiko kecelakaan lalu lintas, pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menaati seluruh peraturan berkendara. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hukum sekaligus membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan bertanggung jawab.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dalam rangkaian upacara ini merupakan bentuk sinergi antara SMA Santa Maria 1 Cirebon dengan Satlantas Polres Cirebon Kota dalam mendukung program pembinaan karakter generasi muda. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk membangun budaya sekolah yang bebas dari rokok dan vape, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, SMA Santa Maria 1 Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, sehat, tertib, dan berkarakter sesuai semangat Gapura Panca Waluya. Diharapkan seluruh peserta didik mampu menjadi pribadi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan, disiplin dalam menaati aturan, serta siap menjadi teladan yang membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat.