(0231)-8800965

WhatsApp: 0813-1378-2963

Renungan Harian Jumat, 24 Juli 2026

24 July 2026


Peringatan Santo Sharbel Makhluf

Learning

Bacaan Injil: Matius 13:18–23

"Karena itu, dengarkanlah arti perumpamaan tentang penabur. Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Surga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan. Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekhawatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."

Demikianlah Sabda Tuhan- Terpujilah Kristus

Renungan

Dalam Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk melihat keadaan hati kita. Sabda Tuhan selalu ditaburkan kepada setiap orang, tetapi hasilnya bergantung pada bagaimana kita menerimanya.

Hati yang seperti pinggir jalan mudah kehilangan sabda karena tidak sungguh memperhatikannya. Hati yang berbatu menerima sabda dengan gembira, tetapi mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Hati yang penuh semak duri dipenuhi kekhawatiran dan keinginan duniawi sehingga sabda tidak bertumbuh. Sebaliknya, hati yang baik adalah hati yang terbuka, tekun, dan setia, sehingga sabda Tuhan menghasilkan buah dalam kehidupan sehari-hari. Santo Sharbel Makhluf memberikan teladan hidup yang sederhana, penuh doa, dan keheningan. Melalui kesetiaannya kepada Tuhan, hidupnya menjadi tanah yang subur bagi sabda Allah. Ia mengajarkan bahwa hati yang dekat dengan Tuhan akan menghasilkan kasih, damai, dan pengharapan bagi sesama.

 

 

 

Contemplating

Mari kita renungkan, seperti apakah hati kita saat menerima sabda Tuhan? Apakah hati kita terbuka dan siap bertumbuh, atau masih dipenuhi kekhawatiran, kesibukan, dan hal-hal yang menghalangi sabda-Nya berbuah?

Actuating

Hari ini saya akan menyediakan waktu untuk membaca dan merenungkan satu bagian Kitab Suci, lalu berusaha melaksanakan satu pesan yang Tuhan sampaikan dalam kehidupan saya.

Reflecting

Mari kita bertanya kepada diri sendiri: Apakah hati saya sudah menjadi tanah yang baik sehingga sabda Tuhan dapat bertumbuh dan menghasilkan buah kasih, sukacita, serta pelayanan bagi sesama?

 

Praying

Tuhan Yesus, jadikanlah hati kami tanah yang baik untuk menerima sabda-Mu. Singkirkanlah segala kekhawatiran, keegoisan, dan hal-hal yang menghalangi kami bertumbuh dalam kasih-Mu. Semoga, seperti Santo Sharbel Makhluf, kami setia hidup dalam doa dan menghasilkan buah yang baik bagi sesama. Amin.

 

Doa SPMB

Ya Yesus, Sang Sahabat yang setia, kami bersyukur kepada-Mu atas cinta dan berkat-Mu yang melimpah untuk sekolah kami. Biarlah kehadiran kami menjadi anugerah dan berkat bagi sekolah kami, sehingga kehadiran kami mampu menjadi tanda nyata kehadiran-Mu yang menyelamatkan jiwa-jiwa sebagaimana teladan Bapa Santo Dominikus, khususnya melalui kemampuan dan peran kami masing-masing di lingkungan TK, SD, SMP, dan SMA Santa Maria.

Dengan perantaraan doa Bunda Maria dan Santo Dominikus, Bapa Pelindung Yayasan kami, berkatilah kelangsungan hidup sekolah kami dengan menggerakkan hati para orang tua untuk mempercayakan putra-putri mereka belajar dengan penuh sukacita bersama kami di TK, SD, SMP, dan SMA Santa Maria.

Akhirnya ya Bapa, semoga melalui sekolah kami semakin banyak jiwa yang diselamatkan oleh kasih-Mu melalui Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persekutuan dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa. Amin.

 

Bapa Kami

salam Maria (3x)

Bapa Agung St. Dominikus... Doakanlah kami.

ater Dominikus Van Zeeland dan Sr. Ludovica Kayzer... Doakanlah kami.

St. Sharbel Makhluf... Doakanlah kami.

Santo dan Santa Pelindung kita masing-masing... Doakanlah kami.

“ Semoga hati kita selalu menjadi tanah yang subur, sehingga sabda Tuhan tidak hanya kita dengar, tetapi juga bertumbuh dan berbuah dalam kehidupan kita.”

-Chrristiana Hutagaol-


Tinggalkan Komentar


Komentar

Belum ada komentar.